Aku Mencintaimu, Suamiku
Cinta itu membutuhkan kesabaran.
Sampai dimana kah kita harus bersabar menanti cinta kita?
Hari itu, aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta kita.
Aku menjadi perempuan yang paling bahagia.
Pernikahan kami sederhana namun meriah.
Ia menjadi pria yang sangat romantis pada waktu itu.
Aku bersyukur menikah dengan pria yang sangat sholeh, pintar, tampan dan mapan pula.
Ketika kami berpacaran dia sudah sukses dalam karirnya.
Kami akan berbulan madu k’tanah suci, itu janjinya ketika kami berpacaran dulu.
Dan setelah menikah, aku mengajaknya untuk umroh k’tanah suci.
Aku sangat bahagia dengannya, dan dia juga sangat memanjakan aku.
Sangat terlihat rasa cinta dan sayangnya padaku.
Banyak orang yang bilang kami adalah pasangan yang sangat serasi.
Sangat terlihat...